Selamat Datang kembali di blog freemathlearn. Blog yang membahas seputar matematika dan ilmu sains lainnya. Baiklah untuk kali ini akan kita bahas mengenai
Notasi Sigma Beserta Sifat-Sifatnya. Silakan disimak ya guys!
>
Nah itulah tadi telah diuraikan mengenai Notasi Sigma Beserta Sifat-Sifatnya. Bagaimana, silakan berkomentar atau kritik, saran ataupun tambahan dari kamu. Kita tahu kita bukan yang sempurna, siapa tahu kamu lebih dan bisa berbagi. Ditunggu komentarnya guys.
>
Pada artikel kali ini kita akan membahas materi Notasi Sigma dan Sifat-sifatnya. Notasi sigma sangat penting dalam matematika karena ada beberapa materi yang menggukanan notasi sigma seperti "Jumlah Riemann" untuk luas suatu daerah tertentu, "barisan dan deret", "matematika keuangan", dan "induksi matematika".
Notasi sigma yang dilambangkan dengan " ∑ " adalah sebuah huruf Yunani yang artinya penjumlahan. Notasi ini digunakan untuk meringkas penulisan penjumlahan bentuk panjang dari jumlah suku-suku yang merupakan variabel berindeks atau suku-suku suatu deret. Penjumlahn pada notasi sigma dilakukan dengan meningkatkan indeksnya satu dari batas bawah sampai batas atasnya.
Contoh soal notasi sigma :
1). Nyatakan setiap Notasi sigma berikut dalam bentuk deret dan hitunglah hasilnya :
a). 5∑k=1k
b). 5∑k=13k
c). 3∑i=1(i2+5)
d). 3∑j=0(j2−2j+1)
Penyelesaian :
a). 5∑k=1k
5∑k=1k=1+2+3+4+5=15
Sehingga deretnya : 5∑k=1k=1+2+3+4+5
Jadi, nilai 5∑k=1k=15.
b). 5∑k=13k
5∑k=13k=3.1+3.2+3.3+3.4+3.5=3+6+9+12+15=45
Sehingga deretnya : 5∑k=13k=3+6+9+12+15
Jadi, nilai 5∑k=13k=45.
c). 3∑i=1(i2+5)
3∑i=1(i2+5)=(12+5)+(22+5)+(32+5)=(1+5)+(4+5)+(9+5)=(6)+(9)+(14)=29
Sehingga deretnya : 3∑i=1(i2+5)=(6)+(9)+(14)
Jadi, nilai 3∑i=1(i2+5)=29.
d). 3∑j=0(j2−2j+1)
3∑j=0(j2−2j+1)=(02−2.0+1)+(12−2.1+1)+(22−2.2+1)+(32−2.3+1)=(1)+(1−2+1)+(4−4+1)+(9−6+1)=(1)+(0)+(1)+(4)=6
Sehingga deretnya : 3∑j=0(j2−2j+1)=(1)+(0)+(1)+(4)
Jadi, nilai 3∑j=0(j2−2j+1)=6.
Contoh soal :
2). Tentukan hasil dari bentuk notasi sigma berikut ini :
a). 2017∑k=1k
b). 2016∑i=1i2
c). 1991∑i=1j3
Penyelesaian :
*). Kita langsung gunakan rumus umum di atas :
a). 2017∑k=1k , artinya n=2017.
2017∑k=1k=1+2+3+...+2017=12n(n+1)=12×2017×(2017+1)=12×2017×(2018)=2017×(1009)=2.035.153
Jadi, nilai 2017∑k=1k=2.035.153
b). 2016∑i=1i2 , artinya n=2016.
2016∑i=1i2=12+22+32+...+20162=16n(n+1)(2n+1)=16×2016×(2016+1)×(2×2016+1)=16×2016×(2017)×(4033)=336×(2017)×(4033)=2.733.212.496
Jadi, nilai 2016∑i=1i2=2.733.212.496
c). 1991∑i=1j3 , artinya n=1991.
1991∑i=1j3=13+23+33+...+19913=(12n(n+1))2=(12×1991×(1991+1))2=(12×1991×(1992))2=(1991×996)2=(1.983.036)2=3.932.431.777.296
Jadi, nilai 1991∑i=1j3=3.932.431.777.296
3). Tentukan bentuk notasi sigma dari deret berikut ini :
a). 1+3+5+7+9+11+13+15
b). 1+4+9+16+25+36
c). 2+4+6+8+10+...+2n
d). 1+23+35+47+59+...
e). y1+y2+y3+...+y25
f). xn+xn−1y+xn−2y2+...+xyn−1+yn
Penyelesaian :
*). Untuk mengubah kebentuk notasi sigma, maka kita harus tahu dulu rumus suku ke-n untuk masing-masing deret.
a). 1+3+5+7+9+11+13+15
Deret ini adalah deret aritmatika dengan b=2 dan a=1,
Sehingga un=a+(n−1)b=1+(n−1).2=2n−1.
*). Bentuk notasi sigmanya :
1+3+5+7+9+11+13+15=(2.1−1)+(2.2−1)+(2.3−1)+...+(2.8−1)=8∑i=1(2i−1)
b). 1+4+9+16+25+36
*). Bentuk notasi sigmanya :
1+4+9+16+25+36=12+22+32+42+52+62=6∑k=1k2
c). 2+4+6+8+10+...+2n
*). Bentuk notasi sigmanya :
2+4+6+8+10+...+2n=2.1+2.2+2.3+2.4+2.5+...+2n=n∑j=12j
d). 1+23+35+47+59+...
Bentuk 1+23+35+47+59+...=11+23+35+47+59+...
Perhatikan pembilangnya : 1,2,3,4,5,.... , artinya suku ke-n adalah un=n
Perhatikan penyebutnya : 1,3,5,7,9,.... , sama seperti bagian (a) yaitu un=2n−1
Sehingga rumus suku ke-n dari deret ini adalah un=n2n−1.
*). Bentuk notasi sigmanya :
1+23+35+47+59+...=11+23+35+47+59+...+n2n−1=12.1−1+22.2−1+32.3−1+42.4−1+...+n2n−1=n∑k=1k2k−1
e). y1+y2+y3+...+y25
*). Bentuk notasi sigmanya :
Notasi sigma yang dilambangkan dengan " ∑ " adalah sebuah huruf Yunani yang artinya penjumlahan. Notasi ini digunakan untuk meringkas penulisan penjumlahan bentuk panjang dari jumlah suku-suku yang merupakan variabel berindeks atau suku-suku suatu deret. Penjumlahn pada notasi sigma dilakukan dengan meningkatkan indeksnya satu dari batas bawah sampai batas atasnya.
Penjelasan Notasi Sigma
*). Notasi Sigma memiliki simbol BA∑BBfungsi.
dimana BB = Batas Bawah dan BA = Batas Atas, serta ada fungsi yang akan dihitung nilainya.
*). Penulisan notasi sigma :
Jika diketahui suatu barisan tak berhingga a1,a2,a3,...,an, maka jumlah dari n suku pertama barisan tersebut dinyatakan dengan n∑k=1ak.
artinya bentuk n∑k=1ak=a1+a2+a3+...+an.
Catatan :
*). Indeks k bertambah satu terus dari batas bawah (k=1) sampai batas atas (k=n).
*). Indeks k bisa diganti dengan huruf lain, misalkan i,j, dan lainnya.
*). ak adalah suatu fungsi dengan variabel k .
dimana BB = Batas Bawah dan BA = Batas Atas, serta ada fungsi yang akan dihitung nilainya.
*). Penulisan notasi sigma :
Jika diketahui suatu barisan tak berhingga a1,a2,a3,...,an, maka jumlah dari n suku pertama barisan tersebut dinyatakan dengan n∑k=1ak.
artinya bentuk n∑k=1ak=a1+a2+a3+...+an.
Catatan :
*). Indeks k bertambah satu terus dari batas bawah (k=1) sampai batas atas (k=n).
*). Indeks k bisa diganti dengan huruf lain, misalkan i,j, dan lainnya.
*). ak adalah suatu fungsi dengan variabel k .
1). Nyatakan setiap Notasi sigma berikut dalam bentuk deret dan hitunglah hasilnya :
a). 5∑k=1k
b). 5∑k=13k
c). 3∑i=1(i2+5)
d). 3∑j=0(j2−2j+1)
Penyelesaian :
a). 5∑k=1k
5∑k=1k=1+2+3+4+5=15
Sehingga deretnya : 5∑k=1k=1+2+3+4+5
Jadi, nilai 5∑k=1k=15.
b). 5∑k=13k
5∑k=13k=3.1+3.2+3.3+3.4+3.5=3+6+9+12+15=45
Sehingga deretnya : 5∑k=13k=3+6+9+12+15
Jadi, nilai 5∑k=13k=45.
c). 3∑i=1(i2+5)
3∑i=1(i2+5)=(12+5)+(22+5)+(32+5)=(1+5)+(4+5)+(9+5)=(6)+(9)+(14)=29
Sehingga deretnya : 3∑i=1(i2+5)=(6)+(9)+(14)
Jadi, nilai 3∑i=1(i2+5)=29.
d). 3∑j=0(j2−2j+1)
3∑j=0(j2−2j+1)=(02−2.0+1)+(12−2.1+1)+(22−2.2+1)+(32−2.3+1)=(1)+(1−2+1)+(4−4+1)+(9−6+1)=(1)+(0)+(1)+(4)=6
Sehingga deretnya : 3∑j=0(j2−2j+1)=(1)+(0)+(1)+(4)
Jadi, nilai 3∑j=0(j2−2j+1)=6.
Beberapa Rumus Umum Notasi Sigma
Jumlah deret aritmatika, deret kuadrat dan kubik dalam notasi sigma :
i). n∑k=1k=1+2+3+...+n=12n(n+1)
ii). n∑k=1k2=12+22+32+...+n2=16n(n+1)(2n+1)
iii). n∑k=1k3=13+23+33+...+n3=(12n(n+1))2
i). n∑k=1k=1+2+3+...+n=12n(n+1)
ii). n∑k=1k2=12+22+32+...+n2=16n(n+1)(2n+1)
iii). n∑k=1k3=13+23+33+...+n3=(12n(n+1))2
2). Tentukan hasil dari bentuk notasi sigma berikut ini :
a). 2017∑k=1k
b). 2016∑i=1i2
c). 1991∑i=1j3
Penyelesaian :
*). Kita langsung gunakan rumus umum di atas :
a). 2017∑k=1k , artinya n=2017.
2017∑k=1k=1+2+3+...+2017=12n(n+1)=12×2017×(2017+1)=12×2017×(2018)=2017×(1009)=2.035.153
Jadi, nilai 2017∑k=1k=2.035.153
b). 2016∑i=1i2 , artinya n=2016.
2016∑i=1i2=12+22+32+...+20162=16n(n+1)(2n+1)=16×2016×(2016+1)×(2×2016+1)=16×2016×(2017)×(4033)=336×(2017)×(4033)=2.733.212.496
Jadi, nilai 2016∑i=1i2=2.733.212.496
c). 1991∑i=1j3 , artinya n=1991.
1991∑i=1j3=13+23+33+...+19913=(12n(n+1))2=(12×1991×(1991+1))2=(12×1991×(1992))2=(1991×996)2=(1.983.036)2=3.932.431.777.296
Jadi, nilai 1991∑i=1j3=3.932.431.777.296
3). Tentukan bentuk notasi sigma dari deret berikut ini :
a). 1+3+5+7+9+11+13+15
b). 1+4+9+16+25+36
c). 2+4+6+8+10+...+2n
d). 1+23+35+47+59+...
e). y1+y2+y3+...+y25
f). xn+xn−1y+xn−2y2+...+xyn−1+yn
Penyelesaian :
*). Untuk mengubah kebentuk notasi sigma, maka kita harus tahu dulu rumus suku ke-n untuk masing-masing deret.
a). 1+3+5+7+9+11+13+15
Deret ini adalah deret aritmatika dengan b=2 dan a=1,
Sehingga un=a+(n−1)b=1+(n−1).2=2n−1.
*). Bentuk notasi sigmanya :
1+3+5+7+9+11+13+15=(2.1−1)+(2.2−1)+(2.3−1)+...+(2.8−1)=8∑i=1(2i−1)
b). 1+4+9+16+25+36
*). Bentuk notasi sigmanya :
1+4+9+16+25+36=12+22+32+42+52+62=6∑k=1k2
c). 2+4+6+8+10+...+2n
*). Bentuk notasi sigmanya :
2+4+6+8+10+...+2n=2.1+2.2+2.3+2.4+2.5+...+2n=n∑j=12j
d). 1+23+35+47+59+...
Bentuk 1+23+35+47+59+...=11+23+35+47+59+...
Perhatikan pembilangnya : 1,2,3,4,5,.... , artinya suku ke-n adalah un=n
Perhatikan penyebutnya : 1,3,5,7,9,.... , sama seperti bagian (a) yaitu un=2n−1
Sehingga rumus suku ke-n dari deret ini adalah un=n2n−1.
*). Bentuk notasi sigmanya :
1+23+35+47+59+...=11+23+35+47+59+...+n2n−1=12.1−1+22.2−1+32.3−1+42.4−1+...+n2n−1=n∑k=1k2k−1
e). y1+y2+y3+...+y25
*). Bentuk notasi sigmanya :
Loading...
y1+y2+y3+...+y25=25∑i=1yi
f). xn+xn−1y+xn−2y2+...+xyn−1+yn
*). Bentuk notasi sigmanya :
xn+xn−1y+xn−2y2+...+xyn−1+yn=xn−0y0+xn−1y+xn−2y2+...+xn−(n−1)yn−1+xn−nyn=n∑k=0xn−kyk
Contoh soal sifat-sifat notasi sigma :
4). Tentukan hasil dari notasi sigma berikut sesuai dengan sifat-sifatnya.
a). 2016∑k=54
b). 5∑k=12k
c). 5∑k=1(k2+3k)
d). 5∑k=5(k5+7)
e). 15∑k=1(k+3)
f). 1009∑k=1001(5k+3)
Penyelesaian :
a). 2016∑k=54
Berdasarkan sifat (1) : n∑k=mc=(n−m+1).c
2016∑k=54=4+4+4+...+4⏟sebanyak (2016−5+1)=(2016−5+1).4=(2012).4=8048
b). 5∑k=12k
Bedasarkan sifat (2) : n∑k=mcak=c×n∑k=mak.
5∑k=12k=2×5∑k=1k=2×(1+2+3+4+5)=2×(15)=30
c). 5∑k=1(k2+3k)
Bedasarkan sifat (3) : n∑k=m(ak+bk)=n∑k=mak+n∑k=mbk.
5∑k=1(k2+3k)=5∑k=1k2+5∑k=13k=(12+22+32+42+52)+3×5∑k=1k=(1+4+9+16+25)+3×(1+2+3+4+5)=(55)+3×(15)=(55)+45=100
d). 5∑k=5(k5+7)
Bedasarkan sifat (5) : n∑k=nak=0.
5∑k=5(k5+7)=0
e). 15∑k=1(k+3)
Bedasarkan sifat (6) : n∑k=mak=p−1∑k=mak+n∑k=pak.
15∑k=1(k+3)=9∑k=1(k+3)+15∑k=10(k+3)
f). 1009∑k=1001(5k+3)
Bedasarkan sifat (7) : n∑k=mak=n−p∑k=m−pak+p.
1009∑k=1001(5k+3)=1009−1000∑k=1001−1000[5(k+1000)+3]=9∑k=1(5k+5003)
5). Hasil dari 2016∑k=2(2k−1)2−42016∑k=2(k2−k+1) adalah ....?
Penyelesaian :
*). Untuk soal ini sebenarnya bisa langsung kita hitung, hanya saja akan menyulitkan kita karena batasnya sangat besar (dari 2 sampai 2016), sebaiknya kita menggunakan sifat-sifat notasi sigma saja.
2016∑k=2(2k−1)2−42016∑k=2(k2−k−3)=2016∑k=2(4k2−4k+1)−42016∑k=2(k2−k+1)(sifat 2)=2016∑k=2(4k2−4k+1)−2016∑k=2(4k2−4k+4)(sifat 3)=2016∑k=2[(4k2−4k+1)−(4k2−4k+4)]=2016∑k=2(−3)(sifat 1)=(2016−2+1)×(−3)=(2015)×(−3)=−6.045
6). Jika diketahui nilai 36∑i=1f(i)=245 dan 36∑i=20f(i)=145, maka nilai dari 19∑i=1f(i) adalah ...?
Penyelesaian :
*). Kita gunakan sifat (6) : n∑k=mak=p−1∑k=mak+n∑k=pak.
36∑i=1f(i)=19∑i=1f(i)+36∑i=20f(i)245=19∑i=1f(i)+14519∑i=1f(i)=100
Jadi, nilai 19∑i=1f(i)=100.
7). Diketahui nilai 20∑k=1k=x . Tentukan nilai dari 1020∑k=1001(2k−1999) ?
Penyelesaian :
Bedasarkan sifat (7) : n∑k=mak=n−p∑k=m−pak+p.
1020∑k=1001(2k−1999)=1020−1000∑k=1001−1000(2(k+1000)−1999)=20∑k=1(2k+2000−1999)=20∑k=1(2k+1)(sifat 3)=20∑k=12k+20∑k=1(1)(sifat 1 dan 2)=220∑k=1k+(20−1+1)×1=2x+20
Demikian pembahasan kita mengenai notasi sigma dan sifat-sifatnya. Sebenarnya hanya dengan kita tahu menjabarkan bentuk notasi sigma sudah cukup bagi kita untuk menghitung nilai dari notasi sigma tersebut, hanya saja dengan bantuan sifat-sifatnya juga akan sangat membantu untuk mempermudah kita dalam menyelesaikan soal-soal. Terlebih ada soal tertentu yang memang pengerjaannya harus menggunakan sifat-sifat notasi sigma seperti soal nomor (6) dan nomor (7) di atas.
Sekali lagi kami mengingatkan notasi sigma ini sangat penting untuk dikuasai karena akan terkait langsung dengan materi lain pada matematika. Semoga materi yang disajikan pada artikel ini bermanfaat untuk kita semua, terlebih bagi teman-teman yang sangat membutuhkannya. Terima kasih. .
f). xn+xn−1y+xn−2y2+...+xyn−1+yn
*). Bentuk notasi sigmanya :
xn+xn−1y+xn−2y2+...+xyn−1+yn=xn−0y0+xn−1y+xn−2y2+...+xn−(n−1)yn−1+xn−nyn=n∑k=0xn−kyk
Sifat-sifat Notasi Sigma
berikut adalah sifat-sifat notasi sigma yang akan bisa membantu kita untuk mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan notasi sigma.
1). n∑k=1c=n.c , dengan c adalah konstanta.
bentuk lebih umumnya : n∑k=mc=(n−m+1).c
2). n∑k=mcak=c×n∑k=mak.
3). n∑k=m(ak+bk)=n∑k=mak+n∑k=mbk.
4). n∑k=m(ak−bk)=n∑k=mak−n∑k=mbk.
5). n∑k=nak=0.
6). n∑k=mak=p−1∑k=mak+n∑k=pak.
7). n∑k=mak=n+p∑k=m+pak−p=n−p∑k=m−pak+p.
dengan nilai m<p<n .
1). n∑k=1c=n.c , dengan c adalah konstanta.
bentuk lebih umumnya : n∑k=mc=(n−m+1).c
2). n∑k=mcak=c×n∑k=mak.
3). n∑k=m(ak+bk)=n∑k=mak+n∑k=mbk.
4). n∑k=m(ak−bk)=n∑k=mak−n∑k=mbk.
5). n∑k=nak=0.
6). n∑k=mak=p−1∑k=mak+n∑k=pak.
7). n∑k=mak=n+p∑k=m+pak−p=n−p∑k=m−pak+p.
dengan nilai m<p<n .
4). Tentukan hasil dari notasi sigma berikut sesuai dengan sifat-sifatnya.
a). 2016∑k=54
b). 5∑k=12k
c). 5∑k=1(k2+3k)
d). 5∑k=5(k5+7)
e). 15∑k=1(k+3)
f). 1009∑k=1001(5k+3)
Penyelesaian :
a). 2016∑k=54
Berdasarkan sifat (1) : n∑k=mc=(n−m+1).c
2016∑k=54=4+4+4+...+4⏟sebanyak (2016−5+1)=(2016−5+1).4=(2012).4=8048
b). 5∑k=12k
Bedasarkan sifat (2) : n∑k=mcak=c×n∑k=mak.
5∑k=12k=2×5∑k=1k=2×(1+2+3+4+5)=2×(15)=30
c). 5∑k=1(k2+3k)
Bedasarkan sifat (3) : n∑k=m(ak+bk)=n∑k=mak+n∑k=mbk.
5∑k=1(k2+3k)=5∑k=1k2+5∑k=13k=(12+22+32+42+52)+3×5∑k=1k=(1+4+9+16+25)+3×(1+2+3+4+5)=(55)+3×(15)=(55)+45=100
d). 5∑k=5(k5+7)
Bedasarkan sifat (5) : n∑k=nak=0.
5∑k=5(k5+7)=0
e). 15∑k=1(k+3)
Bedasarkan sifat (6) : n∑k=mak=p−1∑k=mak+n∑k=pak.
15∑k=1(k+3)=9∑k=1(k+3)+15∑k=10(k+3)
f). 1009∑k=1001(5k+3)
Bedasarkan sifat (7) : n∑k=mak=n−p∑k=m−pak+p.
1009∑k=1001(5k+3)=1009−1000∑k=1001−1000[5(k+1000)+3]=9∑k=1(5k+5003)
5). Hasil dari 2016∑k=2(2k−1)2−42016∑k=2(k2−k+1) adalah ....?
Penyelesaian :
*). Untuk soal ini sebenarnya bisa langsung kita hitung, hanya saja akan menyulitkan kita karena batasnya sangat besar (dari 2 sampai 2016), sebaiknya kita menggunakan sifat-sifat notasi sigma saja.
2016∑k=2(2k−1)2−42016∑k=2(k2−k−3)=2016∑k=2(4k2−4k+1)−42016∑k=2(k2−k+1)(sifat 2)=2016∑k=2(4k2−4k+1)−2016∑k=2(4k2−4k+4)(sifat 3)=2016∑k=2[(4k2−4k+1)−(4k2−4k+4)]=2016∑k=2(−3)(sifat 1)=(2016−2+1)×(−3)=(2015)×(−3)=−6.045
6). Jika diketahui nilai 36∑i=1f(i)=245 dan 36∑i=20f(i)=145, maka nilai dari 19∑i=1f(i) adalah ...?
Penyelesaian :
*). Kita gunakan sifat (6) : n∑k=mak=p−1∑k=mak+n∑k=pak.
36∑i=1f(i)=19∑i=1f(i)+36∑i=20f(i)245=19∑i=1f(i)+14519∑i=1f(i)=100
Jadi, nilai 19∑i=1f(i)=100.
7). Diketahui nilai 20∑k=1k=x . Tentukan nilai dari 1020∑k=1001(2k−1999) ?
Penyelesaian :
Bedasarkan sifat (7) : n∑k=mak=n−p∑k=m−pak+p.
1020∑k=1001(2k−1999)=1020−1000∑k=1001−1000(2(k+1000)−1999)=20∑k=1(2k+2000−1999)=20∑k=1(2k+1)(sifat 3)=20∑k=12k+20∑k=1(1)(sifat 1 dan 2)=220∑k=1k+(20−1+1)×1=2x+20
Demikian pembahasan kita mengenai notasi sigma dan sifat-sifatnya. Sebenarnya hanya dengan kita tahu menjabarkan bentuk notasi sigma sudah cukup bagi kita untuk menghitung nilai dari notasi sigma tersebut, hanya saja dengan bantuan sifat-sifatnya juga akan sangat membantu untuk mempermudah kita dalam menyelesaikan soal-soal. Terlebih ada soal tertentu yang memang pengerjaannya harus menggunakan sifat-sifat notasi sigma seperti soal nomor (6) dan nomor (7) di atas.
Sekali lagi kami mengingatkan notasi sigma ini sangat penting untuk dikuasai karena akan terkait langsung dengan materi lain pada matematika. Semoga materi yang disajikan pada artikel ini bermanfaat untuk kita semua, terlebih bagi teman-teman yang sangat membutuhkannya. Terima kasih. .
Nah itulah tadi telah diuraikan mengenai Notasi Sigma Beserta Sifat-Sifatnya. Bagaimana, silakan berkomentar atau kritik, saran ataupun tambahan dari kamu. Kita tahu kita bukan yang sempurna, siapa tahu kamu lebih dan bisa berbagi. Ditunggu komentarnya guys.
Loading...